Depok, (BS) - Warga RW 07 Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, menaruh harapan besar pada Hamzah, anggota DPRD yang hadir dalam reses untuk memprioritaskan penanganan banjir yang menjadi momok menahun di wilayah mereka. Keluhan demi keluhan disampaikan, menggambarkan betapa sebentar saja hujan turun, air sudah menggenangi rumah dan jalanan. Saya sendiri merasakan bagaimana frustrasinya ketika air mulai masuk rumah, panik menyelamatkan barang berharga, dan kemudian berjibaku membersihkan lumpur yang mengendap.

Beberapa tokoh masyarakat, termasuk Ketua RW, lurah, dan perwakilan kecamatan, secara kompak menyoroti masalah banjir ini sebagai isu utama yang perlu segera diatasi. Mereka menuturkan bahwa kondisi geografis dan sistem drainase yang kurang memadai menjadi penyebab utama banjir, meskipun hanya hujan ringan.

Menanggapi keluhan tersebut, Hamzah menegaskan komitmennya untuk mencari solusi konkret. Ia menargetkan masalah banjir dapat dituntaskan pada tahun depan.

"Saya mau kalau saya datang reses semua permasalahan ada penyelesaian termasuk masalah banjir, jadi saya minta pak RW fokus masalah banjir," kata Hamzah, saat menghadiri reses di RW 07, Senin (06/10/2025).

Sebagai langkah awal, Hamzah meminta pengurus RW untuk segera menyusun proposal komprehensif terkait penanganan banjir di seluruh wilayah Sukamaju Baru. Proposal ini diharapkan menjadi dasar perencanaan dan penganggaran yang efektif.

"Saya tunggu di bulan Januari semua proposal harus semua usulan harus masuk, karena untuk menanggulangi banjir dan sampah yang di buang sembarangan, harus ada sistem bagaimana bisa mengurangi debit air agar lancar tidak tersumbat dengan sampah, jadi usulannya membuat drainase," paparnya.

Lebih lanjut, Hamzah meminta masyarakat untuk bersabar dalam proses perbaikan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya membangun drainase yang memadai sebelum melakukan pengaspalan jalan, agar jalan yang sudah diperbaiki tidak kembali rusak akibat banjir.

"Jadi tahun ini kita fokus membuat drainase dan saya mau usulan untuk itu jangan pakai udicth yang kecil saya minta yang besar yang ukurannya 40 x 40 atau 60 x 60 supaya tuntas, kalau ukuran 30 x 30 atau 30 x 40 itu menggunakan anggaran RW karena saya pastikan itu tidak akan cukup," ujarnya.

"Setelah banjir selesai kita akan buat bagus jalannya mau di aspal silahkan maupun di pasang paving blok silahkan asal banjir selesai dulu," imbuhnya.