CIBINONG, (BS) – Ketua PWI Kabupaten Bogor H. Subagiyo mengajak kepada siswa SMPN 2 Cibinong untuk menggunakan Media Sosial (Medsos) dengan cara bijak, kritis, dikaji, nurani, chek and re check.
Hal itu disampaikan Ketua PWI Kabupaten Bogor H. Subagiyo, saat menjadi narasumber (Narsum) pada acara yang bertajuk, “Bijak Dalam Ber Medsos”, di Halaman Lapangan Utama SMPN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (26/01/24).
“Jangan sampai asal upload, share informasi yang sumber jelas bahkan jangan sampai terjebak informasi hoaks (bohong). Karena informasi di medsos belum tentu bisa dipertanggungjawabkan,”Ucap Pria yang Akrab di panggil Bagiyo itu.
Karena medsos lanjut Bagiyo, tidak masuk dalam kategori berita, tentunya ada aturan main yang mengatur. Yang perlu diketahui, jika sampai lalai menggunakan medsos, bisa berujung pada pidana, ujarnya.
Di hadapan 700 siswa siswi Kelas VII SMPN 2 Cibinong, sebagai narasumber H. Subagiyo mengakui, beberapa tahun belakangan, medsos menjadi alat untuk mencapai kepentingan. Misalnya saja urusan kritik-mengkritik, sampai menjatuhkan lawan atau pesaing. Namun, status yang dipublikasikan di medsos tidak dapat dipertanggungjawabkan. Tidak jelas sumbernya.
” Media Sosial itu tidak masuk dalam kategori produk jurnalistik. Kalau produk jurnalistik bisa dipertanggungjawabkan. Siapa penulisnya, sumber beritanya, dan uji informasinya jelas,”tegas Subagiyo.
Selanjutnya apa hubungan medsos dengan produk jurnalistik? Walau sama-sama memiliki kesamaan dalam menyampaikan informasi, namun informasi yang dibagikan melalui medsos belum melalui sistem verifikasi. Medsos bukanlah produk jurnalistik,” jelas pria berbadan tambun ini.
Verifikasi yang dimaksud adalah tidak adanya proses pengecekan ulang antara narasumber satu dengan lainnya. Berbeda dengan jurnalistik yang di dalam menyampaikan informasi kepada khalayak sudah melakukan disiplin chek and rechek, berimbang, tidak menvovis, asas praduga tidak bersalah. Menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi
Meskipun kita tidak bertatap muka langsung dengan pengguna media sosial lainnya, etika berkomunikasi harus tetap dijunjung tinggi. Status ataupun komentar yang ditulis usahakan untuk tidak menyakiti, melecehkan, merendahkan, memfitnah, maupun melanggar hak-hak orang lain.
Lebih lanjut H. Subagiyo membagikan Tips cara Bermedsos dengan benar.

