Leuwiliang, (BS) — Mahasiswa Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 13 berhasil meraih predikat Duta Inovasi Desa Kabupaten Bogor. Prestasi tersebut diraih setelah mereka sukses mengolah daun kelor menjadi produk inovatif Green Bite dan Morilife Tea dalam program inovasi desa.
Perwakilan Kelompok KKM 13, M. Abdul Gofur, menjelaskan bahwa inovasi yang diusung merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa setempat.
“Kelompok KKM 13 berinovasi dengan memanfaatkan bahan dasar daun kelor yang kami olah menjadi produk Green Bite dan Morilife Tea,” ujar Abdul Gofur saat menyerahkan tanda penghargaan Duta Inovasi Desa kepada Rektor IUQI di ruang rektorat kampus IUQI, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/12/2025).
Abdul Gofur menuturkan, penyerahan penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan atas peran strategis pimpinan kampus dalam mendorong mahasiswa agar berani berinovasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan desa melalui kegiatan KKM.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Rektor dan dukungan penuh Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor yang sangat besar pengaruhnya terhadap semangat inovasi mahasiswa,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor, Dr. H. Syamsul Rizal Mz, S.HI., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKM, khususnya Kelompok 13, atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan selama menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan inovasi desa ini semoga dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial masyarakat,” ujar Syamsul Rizal.
Ia berharap, kegiatan tersebut mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi berkelanjutan di desa-desa Kabupaten Bogor.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat desa,” pungkasnya. (Iwan)

