Bogor, (BS) - Proyek rehabilitasi fungsi jaringan Irigasi D.I. Bongas kini sedang dilakukan pengerjaan kegiatan. Menurut keterangan pihak Mandor dari penyedia jasa CV. Gumelar Jaya, Cana proyek yang sedang dilaksanakan telah memasuki progres 15 persen dalam kurun waktu sekitar dua pekan.

"15 persen, pengerjaan baru dua Minggu ," ungkap Cana di lokasi Bendungan Bongas, Selasa,(9/9/2025).

Cana mengatakan selama aktivitas kegiatan masih lancar dan belum ada kendala.

"Alhamdulillah, kalau kendala belum ada," ungkap dia.

Proyek rehabilitasi fungsi jaringan Irigasi D.I. Bongas yang sempat mangkrak sempat mangkrak pada tahun 2022 dan 2024. Diharapkan dapat selesai sesuai dengan jadwal kontrak.

Hal itu sesuai dengan kebutuhan 
para petani di Kecamatan Nanggung tepatnya Desa Kalongliud dan Desa Hambaro sebagai penerima manfaat aliran air sungai.

Rehabilitasi Irigasi D.I. Bongas memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pertanian di Kecamatan Nanggung. Dengan pasokan air yang memadai, petani dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi, sayuran, dan buah-buahan.

Peningkatan produktivitas pertanian akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi wilayah Nanggung secara keseluruhan. Selain itu, ketersediaan air irigasi yang memadai juga dapat mencegah terjadinya kekeringan dan gagal panen.

Sekedar informasi proyek rehabilitasi fungsi jaringan Irigasi D.I. Bongas dibiayai APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp767 juta dan CV. Gumelar Jaya bertindak sebagai penyedia jasa serta PT Catahi Ide Kreatif sebagai konsultan pengawas. (Deri)