Bogor (BS) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Kali ini, perhatian difokuskan pada ruas strategis Jalan Jasinga–Tenjo yang kini tampil lebih mulus sekaligus lebih aman bagi para pengguna jalan.

Selain melakukan pemeliharaan badan jalan, PUPR Kabupaten Bogor juga melakukan penataan dan pengecatan ulang marka jalan berwarna putih di sejumlah titik krusial.

Berdasarkan pantauan di lapangan, marka jalan baru tampak jelas di sepanjang wilayah Desa Pamagersari hingga Desa Cikopomayak, tepatnya di kawasan perbatasan Bagoang, Kecamatan Jasinga.

Penataan marka jalan tersebut bukan sekadar memperindah tampilan aspal, melainkan memiliki fungsi vital dalam mengatur arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan berkendara. Beragam jenis marka memiliki peran berbeda, mulai dari garis putus-putus yang memberi ruang bagi pengendara untuk berpindah lajur atau menyalip, hingga garis utuh yang menandai larangan menyalip di area rawan seperti tikungan tajam dan jembatan.

Selain itu, garis tepi jalan membantu pengendara mengenali batas aman kendaraan, sementara marka penyeberangan seperti zebra cross dan panah arah lajur menjadi panduan penting, khususnya di titik-titik yang memiliki aktivitas warga cukup tinggi.

Dengan pembaruan ini, ruas Jalan Jasinga–Tenjo tidak hanya terlihat lebih rapi, tetapi juga semakin ramah dan aman bagi masyarakat. Kehadiran marka putih diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus menciptakan kondisi berkendara yang lebih tertib dan nyaman.

Upaya berkelanjutan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Bogor tidak hanya berorientasi pada kelancaran mobilitas, tetapi juga pada perlindungan dan keselamatan setiap pengguna jalan, khususnya di jalur vital wilayah barat Kabupaten Bogor. (Dery)