BOGOR, (BS) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Bogor Selatan menggelar kegiatan reses masa sidang ke-III tahun 2024–2025 di Kecamatan Caringin, Selasa (15/7/2025).

Agenda ini menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat, yang mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, serta seni dan budaya. Masyarakat pun memanfaatkan momen tersebut untuk menyuarakan keluhan yang selama ini belum tersampaikan secara langsung.

Camat Caringin, Ramdan, dalam sambutannya mengajak masyarakat agar aktif menyampaikan aspirasi yang bisa menjadi pokok pikiran (pokir) DPRD untuk pembangunan yang lebih baik.

"Ini momen yang tepat. Sampaikan aspirasi agar bisa masuk ke pokok pikiran dewan demi pembangunan Caringin yang lebih baik," katanya.

Salah satu aspirasi mengemuka datang dari Kepala Desa Lemah Duhur, Ujang Najmudin, yang menyampaikan keluhan warga terkait status Jalan Leuwi Sapi sepanjang 700 meter yang belum kunjung ditingkatkan.

"Sudah 12 tahun saya menjabat sebagai kepala desa, dan usulan peningkatan jalan ini belum juga direalisasikan. Tahun 2023 gagal, 2024 gagal lagi. Kami harap 2025 bisa direalisasikan," tegasnya.

Wawan Hikal Kurdi, pimpinan reses sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar, menanggapi aspirasi tersebut dengan menyampaikan kondisi keuangan daerah.

"Untuk membangun seluruh wilayah di Kabupaten Bogor dibutuhkan Rp11 triliun, sedangkan PAD kita baru mencapai Rp7 triliun. Artinya ada kekurangan sekitar Rp4 triliun sampai Rp5 triliun," jelas Wanhay.

Ia menegaskan bahwa menutup kekurangan tersebut membutuhkan dukungan dari anggaran perubahan, dan peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) harus menjadi tanggung jawab bersama antara DPRD dan pemerintah.