BOGOR, (BS) - RSUD Raden Mohamad Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tampil memukau dalam acara Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 pada Sabtu (14/6). Para tim medis mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT), berbalut tenun ikat tradisional, menampilkan harmoni estetika budaya dan semangat pelayanan. Tenun ikat, simbol ketekunan dan kekuatan, menjadi bagian dari penampilan mereka.

Tarian yang dibawakan pun bukan sekadar gerak ritmis, melainkan bentuk komunikasi yang menggambarkan nilai kebersamaan dan semangat melayani.

Partisipasi RSUD Leuwiliang dalam helaran ini menandai keterlibatan aktif sebagai bagian dari masyarakat, bukan hanya dalam layanan medis, tetapi juga dalam mendukung pelestarian budaya dan kebersamaan warga. Direktur RSUD Raden Mohamad Noh Nur, dr. Vitrie Winastri, menyampaikan apresiasinya.

 “Kegiatan seperti Helaran menjadi ruang penting untuk menjembatani pelayanan publik dan budaya lokal. Kami hadir tidak hanya sebagai rumah sakit, tapi juga sebagai bagian dari komunitas yang ingin tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya seperti dilansir dari situs rsudleuwiliang.id, Senin (16/6).

Dengan mengusung semangat “Melayani dengan Hati, Bertindak dengan Logika”, RSUD Raden Mohamad Noh Nur terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih terbuka, dan lebih manusiawi, termasuk melalui keterlibatan dalam kegiatan budaya. Sebelumnya, RSUD Leuwiliang telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan akses layanan kesehatan spesialistik berkualitas. Baru-baru ini, mereka resmi membuka Layanan Endoskopi setelah dinyatakan lulus kredensial BPJS Kesehatan per 17 April 2025.

Layanan Endoskopi, prosedur penting untuk mendiagnosis berbagai keluhan saluran cerna seperti maag kronis, nyeri lambung, gangguan pencernaan, dan dugaan infeksi atau perdarahan dalam sistem pencernaan, ditangani dr. Dadang Herdiana, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam yang tersertifikasi dan berpengalaman. Layanan ini menjadi solusi cepat, tepat, dan terjangkau bagi masyarakat Bogor Barat.

Komitmen RSUD Leuwiliang dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan partisipasi aktif dalam kegiatan budaya menunjukkan dedikasi mereka untuk masyarakat Bogor. Semoga langkah-langkah ini terus berlanjut dan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan warga. (Deri)