DEPOK – Kegiatan Safari Ramadan yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain mempererat silaturahmi melalui salat tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pengurus partai, tokoh agama, dan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, menjelaskan bahwa setiap kegiatan Safari Ramadan selalu diisi dengan sesi tabarukkan, yakni pertemuan bersama tokoh masyarakat, alim ulama, serta pengurus masjid setelah salat tarawih.
“Usai menunaikan tarawih berjamaah, kami biasanya melakukan tabarukkan dengan para tokoh dan pengurus masjid. Di situlah kami mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Siswanto.
Ia mencontohkan, saat Safari Ramadan digelar di Masjid Daarul Mu’minin, Kecamatan Pancoran Mas, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menyampaikan kebutuhan sarana untuk mendukung kegiatan bazar Ramadan yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
“Pengurus DKM menyampaikan bahwa bazar Ramadan yang mereka adakan masih kekurangan meja untuk stand. Alhamdulillah kami dapat membantu pengadaan meja tersebut agar kegiatan bazar tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Selain itu, Siswanto juga menyoroti keberadaan guru ngaji lekar di sekitar masjid yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Namun, menurutnya, para guru tersebut belum pernah mendapatkan apresiasi berupa insentif dari Pemerintah Kota Depok.
Qonita Lutfiyah Sosialisasikan Tugas Komisi A DPRD Depok, Tekankan Sinergi dengan Masyarakat
“Di sekitar masjid itu banyak guru ngaji lekar yang mengajar anak-anak. Namun hingga saat ini mereka belum pernah mendapatkan perhatian berupa insentif dari pemerintah. Ini menjadi aspirasi yang akan kami perjuangkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, aspirasi tersebut sejalan dengan misi Wali Kota Depok, Supian Suri, yang menargetkan pemberantasan buta aksara huruf Hijaiyah di Kota Depok.
“PKB siap mendukung dan mewujudkan cita-cita mulia Pak Wali Kota untuk memberantas buta aksara huruf Hijaiyah,” ujarnya.

