Depok, (BS) – Komisi B DPRD Kota Depok melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor untuk mempelajari strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil mengingat Kota Bogor berhasil mengoptimalkan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai penyumbang PAD terbesar kedua setelah BPHTB dan PBB.

Ketua Komisi B DPRD Depok, Hamzah, menjelaskan bahwa secara geografis, Kota Depok dan Bogor memiliki karakteristik yang sama, yakni sama-sama tidak memiliki sumber tambang maupun hasil bumi.

“Namun, PAD Kota Bogor melonjak signifikan karena berhasil menggarap sektor pariwisata dan kebudayaan. Ini bukti nyata bahwa sektor ini sangat menjanjikan,” ujar Hamzah saat meninjau venue Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Cup di Cilodong, Sabtu (30/8/2025).

Berangkat dari pengalaman tersebut, Komisi B bertekad untuk meningkatkan PAD Kota Depok dengan menggelar berbagai kegiatan berskala lokal maupun nasional.

“Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan Kontes Batu Akik pada 27–28 September 2025. Ajang ini akan menghadirkan kolektor batu akik dari seluruh Indonesia, mulai Aceh hingga Papua, bahkan peserta dari Malaysia dan Singapura juga akan turut hadir,” ungkap Hamzah.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat, khususnya sektor UMKM.

“Peserta akan datang lebih awal, menginap di hotel-hotel Depok, belanja di warung dan restoran, serta memberi peluang bagi UMKM. Jadi manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan warga,” tandasnya.

Dengan strategi ini, DPRD Depok optimistis pariwisata dan kebudayaan dapat menjadi sektor andalan baru untuk mendongkrak PAD sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Hetti)