BOGOR, (BS) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Leuwiliang menunjukkan respons cepat atas laporan longsor di Jalan Desa Karacak, tepatnya di Kampung Sukamaju RT 09/RW 02, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Kepala UPT Infrastruktur Wilayah Leuwiliang, Aldino Putra Perdana, menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan pemeriksaan ke lokasi bersama unsur Pemerintah Kecamatan Leuwiliang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kami langsung laporkan kejadian ini ke Kepala Dinas PUPR dan Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, termasuk kebutuhan volume pekerjaan agar bisa segera ditangani melalui anggaran tanggap bencana,” ujar Aldino saat dikonfirmasi, Rabu (23/7/2025).
Sebagai langkah awal, pihak UPT telah memasang rambu-rambu peringatan, water barrier, dan terpal untuk mencegah potensi longsor susulan.
Kemudian, pada 22 Juli 2025, Dinas PUPR Kabupaten Bogor mulai melaksanakan pemasangan bronjong sebagai bagian dari penanganan permanen.
“Alhamdulillah, titik longsor mulai kami tangani dengan pemasangan bronjong untuk menjamin keamanan warga dan pengguna jalan,” tambah Aldino.
Bronjong sendiri merupakan susunan kawat berisi batu yang berfungsi menahan tekanan tanah, mencegah erosi, serta melindungi tebing dari gerusan air. Penggunaan bronjong menjadi salah satu metode paling efektif dalam penanganan bencana longsor, khususnya di daerah perbukitan dan jalur desa rawan bencana.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari warga sekitar, yang sebelumnya khawatir jalur utama penghubung antar kampung akan terputus jika tidak segera ditangani. (Deri)
Berita Populer
Daerah
Install App
Berita Satoe
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda

