Depok, (BS) – Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ade Ibrahim, menegaskan pentingnya pengawalan ketat terhadap pelaksanaan Tes Kompetensi Akademis (TKA) bagi siswa kelas 12 SMA dan SMK yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025.

Menurutnya, TKA menjadi instrumen strategis dalam memetakan kesiapan akademis siswa sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia menyampaikan, meskipun tidak bersifat wajib, seluruh siswa kelas 12 perlu didorong untuk ikut serta guna memperoleh peta pendidikan yang komprehensif.

“TKA ini baik, tetapi jangan sampai ada siswa tertinggal hanya karena kendala teknis. Pemerintah harus memastikan semua fasilitas tersedia, baik untuk tes daring maupun tertulis,” tegas Ade, Senin (4/8).

Dinas Pendidikan Kota Depok disebut telah menyosialisasikan program ini ke sekolah-sekolah. Namun Ade menyoroti bahwa kesiapan teknis di lapangan masih perlu dimatangkan. Ia memastikan Komisi D DPRD Kota Depok akan mengawasi langsung proses pelaksanaannya agar berjalan lancar dan merata.

Politisi PKB itu juga melihat keterkaitan antara TKA dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bagi siswa SMP yang digelar Agustus 2025. Menurutnya, kedua program saling melengkapi dalam menyiapkan generasi muda menuju jenjang pendidikan lebih tinggi.

“ANBK mempersiapkan siswa menuju SMA, sedangkan TKA mempersiapkan mereka ke perguruan tinggi. Ini rantai penting yang harus dijaga,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Ade menegaskan bahwa PKB dan DPRD akan terus mendorong kebijakan pendidikan yang inklusif dan adaptif, sehingga seluruh program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masa depan siswa di Kota Depok. (Heti)