Bogor, (BS) – Menanggapi keluhan masyarakat terkait saluran air yang tersumbat, UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga bersama UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V melakukan operasi bersih di sepanjang saluran drainase Jalan Cigudeg – Pasir Ahad, Desa Sukaraksa, Kecamatan Jasinga.
Tumpukan sampah liar yang dibuang sembarangan di sepanjang saluran air menjadi biang keladi tersumbatnya aliran air. Hal inilah yang mendorong dua UPT teknis di wilayah Kabupaten Bogor untuk turun langsung ke lapangan.
"Ini bukti kami menindaklanjuti keluhan bersama UPT Irigasi dan didampingi Pemerintah Desa," kata Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga, Suryadi, saat ditemui di lokasi aksi bersih-bersih, Jumat (18/7/2025).
Ia menyebut kegiatan ini adalah bagian dari komitmennya untuk lebih fokus terjun ke lapangan selama tiga bulan ke depan agar komunikasi antarinstansi berjalan lebih cepat dan efektif.
Senada dengan Suryadi, Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V, Esda Permana Lukman, juga menegaskan kesiapan jajarannya memberikan pelayanan langsung ke masyarakat.
“Ini komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan layanan terbaik sebagaimana arahan dari Bupati dan Wakil Bupati,” ucap Esda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Sukaraksa Dedi Bahtiar atau yang akrab disapa Jaro Ipung. Ia menghimbau warganya dan para pengguna jalan agar tidak membuang sampah ke saluran air.
"Mohon jangan buang sampah di saluran ini. Ini belum genap satu bulan dibersihkan warga, tapi sekarang sudah menumpuk lagi," kata Dedi.
Aksi pembersihan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir lokal, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. (Deri)

