Depok, (BS) — Warga Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, kembali mempertanyakan kejelasan proses pembebasan lahan untuk pembangunan akses jalan menuju SMP Negeri 35 Depok. Hingga akhir November 2025, tidak ada perkembangan berarti terkait kelanjutan teknis maupun administratif, membuat warga mulai gelisah dan mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah.

Ketua RT 05/02 Kelurahan Curug, Ade Sumarna, menjelaskan bahwa rencana pembukaan akses jalan ini sudah dibahas sejak akhir 2024. Pada awal 2025, pemerintah kelurahan bersama pihak terkait juga telah melakukan sosialisasi dan pemetaan awal terhadap warga terdampak.

Kami sudah melakukan sosialisasi dan pengukuran awal pada September 2025. Tetapi setelah itu, tidak ada tindak lanjut jelas, baik berupa dokumen perencanaan, verifikasi lahan, maupun jadwal kerja,” ungkap Ade.

Menurutnya, sekitar 15 kepala keluarga di wilayah RT 05/02 telah teridentifikasi sebagai pihak terdampak. Akses jalan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 180 meter dengan lebar 3,5 hingga 4 meter. Namun, seluruh tahapan teknis pembebasan masih belum dimulai.

Dokumen Teknis dan Administratif Masih Nol

Ade memaparkan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun instrumen formal yang dirilis pemerintah daerah, seperti: