Bogor (BS) – Dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, PT Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, bergerak cepat melakukan penanganan peristiwa asap pekat di area lubang tambang, Sabtu (17/1/2026).
Langkah ini dilakukan menyusul informasi adanya warga yang diduga terjebak di area pertambangan.
Tim rescue gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kepolisian, serta unsur terkait lainnya, saat ini masih melakukan upaya penanganan di lokasi.
“Saat ini kami masih terus melakukan penanganan untuk kejadian asap. Tim sudah fokus bergerak menuju titik yang diduga menjadi sumber asap,” ujar Vice President PT Antam UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio.
Menurut Agustinus, petugas gabungan bersama tim Antam telah berhasil menekan sumber asap di dalam lubang tambang, meskipun kondisi udara di lokasi belum memungkinkan untuk dilakukan penetrasi penuh.
“Hari ini kami sudah berhasil maju sekitar 150 meter dari titik awal. Mudah-mudahan dengan upaya yang terus kami lakukan, kondisi udara bisa segera aman sehingga titik sumber asap dapat dimasuki,” katanya.
Selain melakukan penanganan asap, pihak Antam juga berupaya menelusuri informasi terkait dugaan adanya warga yang terjebak di area pertambangan.
“Kami memang menerima informasi adanya warga yang diduga terjebak di area tambang mereka, bukan di tambang Antam. Namun, berdasarkan informasi warga, lokasi tersebut kemungkinan bisa dijangkau melalui area tambang kami,” jelas Agustinus.
Ia menambahkan, upaya menuju titik tersebut sebelumnya sempat dilakukan, namun terkendala kondisi di lapangan yang belum memungkinkan.
“Kemarin kami sudah mencoba menuju ke titik itu bersama warga yang menjadi petunjuk jalan. Namun kondisi masih belum memungkinkan. Informasinya memang bisa dijangkau dari area kami,” tambahnya.

