Bogor (BS) – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik.

“WFH bukan berarti meliburkan semua pegawai. Pelayanan tetap berjalan normal, SKPD pelayanan tetap buka,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

WFH Tidak Berlaku 100 Persen

Rudy menjelaskan, penerapan WFH dilakukan secara parsial, dengan pembagian tugas antara ASN yang bekerja dari rumah dan yang tetap bertugas di kantor.

Sejumlah instansi pelayanan vital seperti Bapenda, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, hingga BPBD dipastikan tetap beroperasi, bahkan untuk layanan tertentu tetap siaga 24 jam.

“WFH tidak 100 persen. Kita tetap bagi ASN dan non-ASN di seluruh SKPD agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa,” tegasnya.

Dorong Hari Tanpa BBM

Selain kebijakan WFH, Pemkab Bogor juga mendorong langkah lanjutan berupa pengurangan penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak.